Home > Perjalanan > Nglaju with KA Jaka Tingkir

Nglaju with KA Jaka Tingkir

Bismillah

Pagi itu tertanggal 25 april 2014, tidak seperti biasanya. Berangkat kerja dengan kemacetan luar biasa dikarenakan terjadi kebakaran pada Pasar Senen Blok III. Terlihat huru hara kepanikan tim pemadam kebakaran, awak media yg sedang meliput, pak polisi yg mengatur lalu lalang kendaraan. Kesedihan pasti jg terjadi pada pemilih toko-toko yg ada di pasar senen blok III. Banyak akses jalan yg ditutup dan pengalihan arus, saya berharap smg nanti sore kemacetan sdh tdk ada lagi.

Tiket Jaka Tingkir 95rb

Tiket Jaka Tingkir 95rb

Jam pulang kantor pun sudah dekat, akupun antri dan optimis bahwa aku bisa mengejar jadwal kereta Jaka tingkir pukul 17.10 dengan naik ojek. Hanya ada waktu 10 menit untuk berlari dan ojek menuju stasiun Pasar Senen. tepat pukul 17.00 aku absen dan langsung berlari menuju jalan raya, dan yg terjadi adalah ojek yang saya perkirakan ada tyt kosong tak ada ojek satupun yang mangkal. Tanpa pikir panjang akupun mencoba berlari menuju stasiun pasar senen langsung. Kemacetan yg luar biasa msh terjadi, karena kebakaran pasar senen masih blm padam jg.

Aku pun berlari dan terus berlari, dengan tas rangselku yg sedikit penuh, ku tak hiraukan orang lain mengira apa😀. Biasa jalan kaki normal dr kantor ke pasar senen waktu tempuh 15 menitan. Dalam hatipun berkata “kalopun memang rezeqi pulang, In Shaa Alloh tidak akan ketinggalan kereta Jaka tingkir”. Ketika berlarian sdh sampe jalan gunung sahari 1 sambil melihat jam sdh pukul 17.06, ada Bajai dan akupun langsung naik menuju stasiun. Tetapi apa yg terjadi setelah berbelok ke kanan, Jalanan pun ditutup, dan akhirnya Bajai saya kasih 5rb dan saya berlari lagi. Ketika itu seperti ada yg jatuh dalam tas saya, tp saya tdk mengira bahwa bekal roti sm air minum teh terjatuh, tetapi saya tetap lari dan terus berlari.

Rute Berlarian

Rute Berlarian

Alhamdulillah akhirnya sampailah di stasiun senen sekitar pukul 17.12 dan kereta jaka tingkir masih parkir di jalur 3. Akupun bergegas chek-in dan berlarian naik kereta. Kaki saya seperti mau semplah.. kaki saya sperti mau kram.. keringat bercucuran. Hmmm, kemudian kereta jaka tingkir akhirnya diberangkatkan pukul 17.20an, sebagaimana diketahui jaka tingkir stasiun terakhir adalah Purwosari Solo. pada waktu di kereta waktu itu ketemu dengan mas rojul dan mas prabu, mas rojul tujuan jombang, mas prabu tujuan ngawi dan terjauh saya yaitu tujuan srengat blitar.

Kereta berjalan lancar dan sampai di stasiun Purwosari sekitar pukul 04.13, disusul Mutiara selatan dan Gajayana di Klaten, disusul Argo lawu di purwosari. Kemudian jaka tingkir langsir ke solobalapan sekitar pukul 04.40, di solobalapan 04.45 kemudian kami ber3 berjamaah subuh dan sekitar 04.55 kami menunggu bus sember kencono/sugeng rahayu di seberang stasiun.

Alhamdulillah tepat pukul 05.00 kami dapat bus Sugeng Rahayu relasi Semarang-Solo-Surabaya, info mas prabu relasi ini lebih cepat dari sugeng rahayu jogja-solo-surabaya, karena bus semarangan ini dari ngawi langsung lurus menuju caruban tanpa ke madiun dulu, jd bs memotong waktu tempuh. Tujuan saya adalah nganjuk dengan ongkos 23rb, yg rencana sambung bus kawan kita nganjuk-kediri lalu kediri-srengat. Bus pun melaju dengan kencang dan ngebut, tahu sendirilah bus sumber ini kan penguasa jalanan. Ketika itu sampai di nganjuk pukul 08.11 jd sekitar 3 jam saja solo-nganjuk.

Karcis Sugeng Rahayu

Karcis Sugeng Rahayu

Sesampai di Nganjuk akupun bergegas turun dan ganti bus dengan Kawan kita menuju Kediri, ongkos Nganjuk-Kediri adalah 8rb, perjalanan diperkirakan 1 jam-an, dan sampailah di kediri sekitar pukul 09.23an, kemudian aku turun dan nyari bis jurusan blitar.  Sebenarnya bisa saja tetap naik bus itu untuk menuju blitar, tp kadang ngetem lama di terminal kediri. Jd memang sengaja turun diluar terminal kediri dan lanjut ke blitar dengan bus kawan kita yg sdh siap jalan langsung menuju blitar.

Dapat bus pukul 09.27 an, dan langsung tancap gas deh. Ongkos kediri-srengat normal adalah 9rb. Tp kadang ada kondektur yg nakal dikasi 10rb ya gak dikembalikan😀. Perjalanan lancar dan badan sdh terasa capeknya nih, perjalanan ditempuh sekitar 1jam-1,15jam. dan Sampailah dirumah sekitar pukul 10.30an. Perjalanan panjang sambung menyambung moda transportasi darat. Bertemu keluarga dan berkumpul lg.

Meskipun terbatas oleh jarak dan waktu, aku begitu menyukuri kesederhanaan ini. Cintaku kepada keluargaku akan ada selalu dalam hatiku, sebagai penyejuk hati, sebagai pembawa kedamaian dalam menjalani hidup ini.

Ditulis di Jakarta, 07 Mei 2014
DNF

  1. May 11, 2014 at 4:43 pm

    Agan kok bisa dapet KA Joko Tingkir?
    Katanya untuk lebran aja?
    Itu nyampek Lempuyangan jam berapa Gan?
    Ane mau mudik dari Jakarta ke Mohokerto.
    Rencananya sih transit di Lempuyangan.
    Makasih gan….

  2. May 12, 2014 at 8:45 am

    joko tingkir ka tambahan fakultatif, di hari jumat dibulan mei ada semua untuk joko tingkir. gak setiap hari jalan. hari2 tertentu saja.

    kmrin pas naik, nyampe lempuyangan sekitar jam 2.30an pagi.

  3. Norojala
    August 5, 2014 at 3:53 pm

    Agan, kenapa tidak naik matarmaja, dari senen kan bisa langsung turun blitar ?🙂

    • August 6, 2014 at 10:30 am

      terkadang memang naik matarmaja, alasan krn jam pulang kantor saja. jadwal matarmaja agak siang berangkatnya. sedangkan jaka tingkir lebih memungkinkan🙂. sekarang sdh gak pernah lg naik jaka tingkir sejak jadwal baru Juni 2014.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: