Home > Perjalanan > Mencoba Alternatif Lain, Semarang – Solo

Mencoba Alternatif Lain, Semarang – Solo

Bismillah, Lanjutan dari Banjir Semarang

Matahari pun sudah mulai terik, ketika waktu sdh menunjukkan sekitar pukul 10.30an dan sudah masuk tanggal 25 Januari 2014. Kegalauan menjadi-jadi ketika kita tanya langsung ke Kepala Stasiun Kaliwungu dan tidak bs memberi jawaban yg memuaskan. “kenapa harus ada susul-susulan kereta kalu sudah terlambat parah begini?”. Sebagian penumpang yg tujuan akhir semarang pun putus asa, dan memilih berpindah dengan naik bis, padahal hanya krg dari beberapa km saja tapi tak tau kapan sampainya. Hmmm Kami ber3 pun ikut2an galau, dan akhirnya ketambahan ibuk dan bapak tujuan madiun, akhirnya ber5 memutuskan untuk sambung menyambung naik bus menuju Solo.

Keputusan bulat yg terlambat sebenarnya, tp apalah daya lebih ada kepastian daripada menunggu kereta yg tak kunjung bergerak kedepan😦 . Kami ber5 turun dr stasiun Kaliwungu dan jalan kaki dekat tuk nyari angkutan bis menuju terminal mangkang, dan dapatlah bus kecil. Sesampai di terminal mangkang dikasi tahu kenek bus bahwa ada parkir bus patas jurusan solo, Alhamdulillah akhirny kami ber5 naik tuh bus, namanya saya lupa, kalau gak salah “ISMO”. Tarif semarang-solo adalah 25rb. Berangkat sekitar 11.30 dari mangkang, berharap kami bs lebih cepat drpd menunggu kereta tadi yg blm jelas berangkatnya.

Perjalanan Bus agak kurang greget, patas tetapi menaikkan penumpang dimanapun, jadi terasa bkn bus patas lagi😦 . Yasudahlah, ini perjalananku tak usah menggerutu, dan jalani dengan senyum dan keikhlasan. Dan sekitar jam 14.15 lebih, bus mulai masuk Solo, dan mendapat kabar dr whatsapp temen bahwa matarmaja reguler sdh lepas gundih dan menuju solo, wah gpp lah Ini merupakan keputusan telat pindah alternatif lain. Kami ber3 memutuskan untuk ke stasiun solojebress, dan bapak ibuk tujuan madiun memtuskan lanjut bus dan berharap kami ber3 bs naik matarmaja reguler di jebres, kemudian Naik taksi omprengan menuju stasiun jebress, dan sesampai jebress matarmaja sdh berangkat lagi menuju madiun, gak ketulungan deh😦 .

Kena narsis poto mas SB

Kena narsis poto mas SB, di depan Stasiun SoloJebres

Krn ada info dr stasiun akan masuk jalur 1 KA Pasundan, maka kami ber3 beli lagi deh tiket dengan harga 55rb menuju nganjuk, yg rencana sambung bus menuju Tulungagung dan Blitar dengan Kawan Kita. KA Pasundan pun msk jebres dan berangkat lg sekitar pukul 15.25, kami berharap kalau memang rezeqi ya matarmaja reguler menunggu kita ber3 di madiun🙂 .aamiin

Ada kabar tak terduga ketika perjalanan dengan KA Pasundan Solo-Nganjuk.

saya mendapat kabar dari keluarga bahwa istri saya sudah lahiran dengan normal sekitar pukul 16.10, Alhamdulillah ya Alloh.. begitu perjuangan saya menuju rumah Blitar ini. Dan tak cukup waktu untuk bisa mendampingi istri dalam proses lahiran, padahal kabar pas lagi di stasiun Kaliwungu masih buka-an 3. #Subhanalloh. padahal perkiraanku msh nanti malam dan aku msh sempat menemani

tak lepas dari itu akupun sedikit meneteskan air mata,sedih tak bs menemani dan terharu istriku berjuang melahirkan normal #Subhanalloh. Dan perjalanannya saya sudah hampir 24 menuju pukul 17.00🙂

Bersambung ke post berikutnya.. Mak Jebus Nang Mburiku Matarmaja Tambahan

Jakarta, 24 Februari 2014
DNF

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: