Home > Perjalanan > Teruntuk Raihan

Teruntuk Raihan

Bismillah

Seiring berjalannya waktu dengan segala kelemahanku.
anakku sudah berumur 3 tahun 2 bulan 24 hari pada saat blog ini ditulis tgl 8 okt 2013. Nama lengkap Raihannur Nizar Ashiddiqie. dan ayah berada di balikpapan sedang dinas kantor. insyaAlloh besok rabu 9 oktober 13 balik ke jakarta, dan tgl 11 okt 13 pulang menjenguk istriku dan anakku Raihan.

Raihan anakku,
Ayah menulis ini karena ayah ingin kelak kau sebagai anak pertama dan adik-adikmu membaca curahan hati ayahmu ini Nak. Ayah hanya takut waktu ayah tak cukup banyak untuk menemani kalian melewati masa-masa indah dalam lembaran hidup kalian. Ayah ingin kau tahu nak, bahwa ayah menyayangimu, sangat-sangat menyayangimu karena-Nya.

Ayah hanya ingin menggoreskan pada blog sederhana ini tentang pesan-pesan yang akan membimbingmu melewati masa-masa dalam hidupmu, Nak. Ayah ingin rangkaian kata-kata ini kau baca saat kau sudah mengerti mengeja huruf, serta mengerti betul tentang lika-liku hidup yang akan kau hadapi kelak. Ayah ingin kau dan adik-adikmu menggenggam kuat nasihat-nasihat Ayah walau mungkin ayah sudah tak ada lagi di dunia ini untuk menemani kalian.

Anakku, Pesan ayah, janganlah pernah kau tanggalkan Al-Quran dan Sunnah dari hatimu. Dekaplah erat-erat, sertakan ia di setiap helaan nafasmu, karena dengan itu, kau akan menjadi semakin cinta dengan Yang Maha Pemberi kehidupan kepadamu, ayah dan bundamu. Pelajarilah, pahamilah dan amalkanlah sekuat tenagamu, kelak kau akan menemukan kedamaian karena hidayah Alloh yang tercurahkan.

Raihan,. janganlah kau kecewakan bunda. karena bunda dengan sabar menemanimu, menjagamu diwaktu ayah bekerja jauh dijakarta. dengan sabar menyelesaian setiap masalah ketika ayah bekerja. bunda yg sungguh mulia, menjadi madrasah pertama kamu diwaktu kecil hingga kamu dewasa nanti.

Raihan.. Bentuklah pribadimu menjadi anak yang sholeh membimbing dan memimpin adik-adikmu kelak, karena itu adalah harta yang paling ayah dan bunda inginkan, tak hanya di dunia yang fana ini, tapi kelak di akhirat.

Ayah Didin
Balikpapan, 08 Oktober 2013

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: