Home > Perenungan > Rajam otak yang keliru dan Luruskan niat

Rajam otak yang keliru dan Luruskan niat

Kenapa aku belum bisa melepas semua ini. Terus merajam otakku yang penuh dengan kekurangan. Memang keaadaan yang melemahkan aku, tapi aku adalah Didin, seorang yang takut akan azab Alloh dan kematian. Masih sedikit sujud ini kepada Alloh, masih sangat kecil sekali diri ini, keikhlasan itu kadang pudar, keimanan itu kadang terombang ambing oleh hati kelemahan ilmu.

Aku akan terus belajar menggapai syariat-Mu dan sunnah. Ya Alloh, akan kah aku begini terus, terpuruk oleh perbuatanku sendiri. Aku harus bisa keluar dari cengkraman setan yang terkutuk. Aku sangan mencintai Alloh, aku sangat sayang kepada istri dan anakku, aku sangat sayang kepada bapak ibuku. Sebagai anak putra sendiri harusnya bisa membimbing mereka, menuju akidah islam. Islam yang lurus.

Sungguh indah dunia ini, bisa berkumpul dengan keluarga, saling membimbing, mempelajari firman2 Mu, dan melakukan ibadah bersama. Subhanalloh, indah Dunia ini.
Semoga Alloh mengerti apa yang aku cita kan, kelak terwujud. Membawa keberkahan sekitar. Amin..

Jakarta, 21 Maret 2011

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: