Home > Perenungan > monoton

monoton

sering aku terus tertekan dengan perasaan ku secara tiba2.
dmn terpikirkan oleh pikiran tentang gerak langkahku yg itu2 saja.

gak kreatif…
kreatif dung, jangan jln di tempat saja

tp terbesit dlm hati bnyk sekali faktor dlm diriku terikat krn itu semua.
sebenarny aku bisa, tp sungguh krn kata2 nya ***atasan** yg tdk melihat keadaan anak buah.
yg menjadikan minimnya akan kreatif yg alami.

mmberikan tgs mendadak, dan selalu crewet.
hufh smua itu krn hanya mengandalkan pikiran semu semata, krn dia hny mencari perhatian kpd semua.

ya bgitulah, hanya bersyukur dan niat yg bisa menjadikan smua ini ttp berjalan deng irama tasbih dlm hati dan perbuatan yg singkron. trutama untuk irama pada diriku yg memberikan aura kepada sekitar.

Malang, 26 Agustus 2010

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: