Rekoso menyang Balikpapan

February 7, 2014 Leave a comment

Minggu siang menjelang sore tertanggal 02 Februari 2014, saya pun harus berangkat menuju ibukota lagi, sejatinya ke jakarta hanyalah transit, tujuan sebenarnya adalah ke Balikpapan, setelah libur 3 hari berada di Rumah orang tua di Ringinanom Kademangan. 3 hari aku jalani untuk Tasyakuran Aqiqah anakku yang Kedua yang terlahir pada tanggal 25 Januari 2014 dengan berat 3,65kg dan panjang 53cm dan kami beri nama “Baariq Nizar Al Faqih” dengan arti Cahaya suci (yg bersinar) anak laki-laki yang sedikit bicara banyak memberi dan bijaksana. Aamiin

Jam dinding menunjukkan pukul 14.00, dan akupun bergegas untuk berpamitan, bermotor menuju srengat. Dikarenakan tiket kereta tertera dari Kediri-PasarSenen dengan pukul 17.04 yaitu kereta Majapahit. Yang perkiraannya, saya naik bus kawan kita dari srengat sekitar pukul 15.00, Alhamdulillah perjalanan motor saya lancar dan beberes apa aja yang perlu saya bawa untuk keperluan ke ibukota dan sekaligus ke Balikpapan dengan jadwal pesawat pukul 10.50. jika diperkirakan kereta yang saya naiki lancar, maka pukul 5.30 pagi keesokannya sdh masuk Jakarta. Aamiin
Dan pada pukul 16.50 pun saya sdh sampai di Stasiun Kediri untuk menunggu Kereta Majapahit di Jalur Satu. Ketika itu tempat duduk saya berada di Gerbong 2 Seat 18C.

Baca lebih Lanjut->

Merintis untuk maju

January 23, 2014 2 comments

Minggu pun datang, kala ku sedang silaturahmi ke rumah orangtua. Berpamitan untuk pulang ke srengat dengan keluargaku dan saya sekaligus berangkat ke jakarta. Sdh biasa ketika saya plg kampung dan kembali kejakarta untuk kulakan sambel pecel (bumbu pecel), aku beli 8kg karena ada permintaan. Perkilogram sambel pecel terdiri dari 5 bungkus dengan ukuran 200gram.

8kg pun masuk tas rangselku, beratnya tak seperti biasanya sperti bawa rumah dalam punggung bak keong yg jalan tergopoh-gopoh. Bumbu pecel itu dengan nama “ASLI”, yang merupakan perusahaan kecil yg dikemas dan dimasak dengan modern, penggorengan memakai Oven dan dikemas dengan rapi. Ada beberapa level pedas pada bumbu pecel “ASLI” ini yaitu tidak pedas, sedang dan Pedas. Permintaan yg sering adalah level sedang dan pedas. Baca lebih Lanjut->

Pulang dengan KA Bangunkarta 44

November 12, 2013 3 comments

Bismillah..

Saat-saat seperti ini
Pintu tlah terkunci
Lampu tlah mati
Ku ingin pulang
Tuk segera berjumpa
Denganmu

seperti potongan lirik diatas, merupakan nyanyian lagu Sheila on 7 yang berjudul “ingin pulang”. merasuk kedalam batinku untuk membeli tiket kereta api. imajinasi mengangkatku sehingga tiket mahalpun aku libas :D tertanggal 8 Nopember 2013.

Tiket Bangunkarta 8 Nopember 2013

Tiket Bangunkarta 8 Nopember 2013

Baca lebih Lanjut->

Perjalanan dengan Kereta Api Matarmaja 114

November 5, 2013 4 comments

Bismillah

Tertanggal 01 Nopember 2013 akupun berangkat kekantor pagi2, agar tidak terlambat karena sesuai rencana aku akan melekukan perjalanan dengan Kereta api matarmaja Pasar Senen – Blitar. sebenarnya tidak mengapa brangkat pagi2, tetapi hanya saja untuk mengurangi besarnya potongan gaji.hehe, masa mau udah telat habis jumatan sudah pulang lagii. :)

Sejak pagi sdh disibukkan dengan pekerjaan yg harus saya selesaikan sebelum waktu jumatan tiba, dan atas izinNya kerjaan sdh kelar dan aku bs izin pulang cepat untuk mengejar kereta api matarmaja dengan jadwal keberangkatan pukul 13.40 WIB. Pukul 13.03 aku sudah keluar kantor bergegas menuju stasiun pasar senen, sesampai di stasiun sudah terparkir kereta api matarmaja jurusan malang dijalur 1, aku berada di gerbong 3 kursi 18D.

Baca lebih Lanjut->

Teruntuk Raihan

Bismillah

Seiring berjalannya waktu dengan segala kelemahanku.
anakku sudah berumur 3 tahun 2 bulan 24 hari pada saat blog ini ditulis tgl 8 okt 2013. Nama lengkap Raihannur Nizar Ashiddiqie. dan ayah berada di balikpapan sedang dinas kantor. insyaAlloh besok rabu 9 oktober 13 balik ke jakarta, dan tgl 11 okt 13 pulang menjenguk istriku dan anakku Raihan.

Raihan anakku,
Ayah menulis ini karena ayah ingin kelak kau sebagai anak pertama dan adik-adikmu membaca curahan hati ayahmu ini Nak. Ayah hanya takut waktu ayah tak cukup banyak untuk menemani kalian melewati masa-masa indah dalam lembaran hidup kalian. Ayah ingin kau tahu nak, bahwa ayah menyayangimu, sangat-sangat menyayangimu karena-Nya.

Ayah hanya ingin menggoreskan pada blog sederhana ini tentang pesan-pesan yang akan membimbingmu melewati masa-masa dalam hidupmu, Nak. Ayah ingin rangkaian kata-kata ini kau baca saat kau sudah mengerti mengeja huruf, serta mengerti betul tentang lika-liku hidup yang akan kau hadapi kelak. Ayah ingin kau dan adik-adikmu menggenggam kuat nasihat-nasihat Ayah walau mungkin ayah sudah tak ada lagi di dunia ini untuk menemani kalian.

Anakku, Pesan ayah, janganlah pernah kau tanggalkan Al-Quran dan Sunnah dari hatimu. Dekaplah erat-erat, sertakan ia di setiap helaan nafasmu, karena dengan itu, kau akan menjadi semakin cinta dengan Yang Maha Pemberi kehidupan kepadamu, ayah dan bundamu. Pelajarilah, pahamilah dan amalkanlah sekuat tenagamu, kelak kau akan menemukan kedamaian karena hidayah Alloh yang tercurahkan.

Raihan,. janganlah kau kecewakan bunda. karena bunda dengan sabar menemanimu, menjagamu diwaktu ayah bekerja jauh dijakarta. dengan sabar menyelesaian setiap masalah ketika ayah bekerja. bunda yg sungguh mulia, menjadi madrasah pertama kamu diwaktu kecil hingga kamu dewasa nanti.

Raihan.. Bentuklah pribadimu menjadi anak yang sholeh membimbing dan memimpin adik-adikmu kelak, karena itu adalah harta yang paling ayah dan bunda inginkan, tak hanya di dunia yang fana ini, tapi kelak di akhirat.

Ayah Didin
Balikpapan, 08 Oktober 2013

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 160 other followers