Home > Motivasi > Tujuan Bekerja??

Tujuan Bekerja??

Menurut saya tujuan berkerja seseorang ada dua, yaitu untuk memenuhi kebutuhannya, dan untuk mencari pengetahuan, apa beda dari keduanya?  Kalau hanya memenuhi kebutuhannya kita akan menjadi tergantung kepada perusahaan, sementara kalau kita mencari pengetahuan, maka perusahaan yang akan tergantung kepada kita, atau paling tidak kita tidak akan tergantung kepada perusahaan.

Menurut saya tujuan berkerja seseorang ada dua, yaitu untuk memenuhi kebutuhannya, dan untuk mencari pengetahuan, apa beda dari keduanya?  Kalau hanya memenuhi kebutuhannya kita akan menjadi tergantung kepada perusahaan, sementara kalau kita mencari pengetahuan, maka perusahaan yang akan tergantung kepada kita, atau paling tidak kita tidak akan tergantung kepada perusahaan.

Apa maksudnya?? Untuk menjelaskan dari pemikiran saya, kita ilustrasikan si A bekerja sekedar untuk memenuhi kebutuhannya dan si B bekerja karena ingin mencari pengetahuan, tentang apa? Apa saja yang berguna bagi masa depannya…

Anda mungkin bisa membayangkan, biasanya orang yang bekerja hanya sekedar memenuhi kebutuhannya, dia hanya perduli yang dia kerjakan, namun tidak perduli untuk apa sih pekerjaan tersebut di lakukan, atau kenapa harus dilakukan, jadi tidak ada rasa ingin tahu mengenai pekerjaanya, apa pengaruh pekerjaan dia terhadap perusahaan secara keseluruhan.  Yang dia tahu adalah dia sudah bekerja cukup keras, dan kadang kadang kalau pekerjaanya membutuhkan lembur dia merasa sudah memberikan lebih kepada perusahaan tempat berkerja, setelah itu dia mengeluh mengenai apa yang dia dapatkan, karena yang diharapkan tidak kunjung tiba, akhirnya semangat untuk bekerjanya jadi hilang, efeknya kerjanya jadi 1/2 hati, mulai datang terlambat, setelah terlambat belum makan, akhirnya makan pagi di jam kantor, ya kira2 jam 10 lah baru kerja…

Adapun orang orang yang bekerja untuk menambah pengetahuan, akan berfikir untuk apa rutinitas yang dia kerjakan, adakah cara yang lebih mudah untuk mengerjakannya, setelah menemukan cara yang lebih mudah, maka waktunya banyak yang tersisa, namun dia menggunakan waktu yang tersisa itu untuk melakukan hal lainnya, sehingga kemampuannya pun bertambah, dia tahu segala aspek dalam pekerjaannya, dia haus akan pengetahuan, dan ingin mempelajari berbagai hal.

Sekarang… jika anda seorang pemilik perusahaan, siapa yang akan anda pilih?  Kalau pilihan pertama, tentu anda akan berfikir, kerjaan dia biasa saja, terlalu banyak mengeluh, tidak berdisiplin, saya sebagai pemilik perusahaan tentu bisa mendapatkan orang yang lebih muda dan gajinya tentu lebih rendah, karena biasanya fresh graduate tidak terlalu mempermasalahkan masalah gaji.  Apabila dia di berhentikan, dia malah akan bingung, mau apa lagi karena sesungguhnya dia hanya mengerjakan sebuah pola, rutinitas, yang setiap orang bisa mengerjakannya

Namun sebaliknya, sebagai pemilik perusahan apabila anda melihat seseorang yang tekun, pekerjaan cepat selesai dan tidak banyak mengeluh, tentu anda akan sangat membutuhkan dia, dan walaupun misalnya perusahaan tersebut tidak menghargainya, dan memecatnya, dia tidak akan tergantung dengan hal itu, karena dia sudah mengerti apa pekerjaannya, bahkan dia yakin, di perushaan lain dia akan mendapat penghasilan yang lebih baik

Bekerja untuk mendapatkan ilmu pengetahuan, bukan berarti meninggalkan pekerjaan yang sesungguhnya, namun justru lebih menekuni apa yang dikerjakan dengan memahami segala aspek dari pekerjaan, dan biasanya efeknya dengan menguasi apa yang kita kerjakan justru akan mempermudah dalam menyelesaikannya.

Terus terang, tulisan ini bukan bermaksud untuk mengadili  atau menunjukan bahwa orang orang yang bekerja demikian adalah salah, ini hanya masalah pilihan, setiap orang berhak untuk memilih apa yang dia mau, dan biasanya mereka memiliki alasan sendiri sendiri, misalnya keluarga, lingkungan dan sebagainya…  Tulisan ini lebih bermasud untuk memberikan sudut pandang lain, mengenai apa yang kita lakukan dari sisi orang lain?

Ada ungkapan yang cukup menarik, yang saya dengar di radio dari seorang anak(sory namanya lupa) dia masih muda (kurang lebih 12 th), namun sudah menjadi duta perdamaian dunia… Dia bilang Life is like colorfull box, hidup ini seperti kotak yang berisi berbagai warna, seseorang bisa bilang bahwa kotak itu biru, atau kotak itu hijau,  atau merah, dsb… itu hanya masalah sudut pandang saja, dan tulisan ini bermasud bahwa ada lho hal lain yang  bisa saja kita sependapat, bisa juga tidak…

Ya… semuanya tergantung kepada kita, kita ingin menjadi tipe seperti apa, dan pada saat menghadapi konsekuensinya, jangan salahkan orang lain, apalagi menyalahkan Tuhan, karena kita sudah memilih apa yang ingin kita jalani…

About these ads
  1. December 13, 2012 at 6:52 pm | #1

    yg memang itu benar tapi bisa ka? bantuin aku jawab pertanyaan ini.
    na begini biasannya kita melamar pekerjaan lalu pada saat tes wowoncara orang bertanya mengapa anda mau bekerja disini dan tujuan anda ke sini untuk apa?
    itulah pertannyaan gw bisa bls lewat email gw (leoconsoa@yahoo.com)
    By Leo Soares
    In Dili, Timor Leste

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 160 other followers

%d bloggers like this: